Pada Jumat, 18 September 2026, saya berkesempatan mengikuti kegiatan Call for Paper pada 1st OHSANS (Occupational Health Safety and National Seminar) yang dilaksanakan secara daring. Kegiatan ini menjadi salah satu ruang ilmiah untuk berbagi hasil kajian, bertukar pengetahuan, dan mendiskusikan berbagai isu terkait keselamatan dan kesehatan kerja.

Dalam kegiatan tersebut, saya menyampaikan presentasi dengan judul “Penggunaan Alat Pelindung Diri sebagai Upaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Petani Pengguna Pestisida: Literature Review.” Kajian ini mengangkat persoalan penggunaan alat pelindung diri pada petani yang dalam aktivitas pekerjaannya berpotensi mengalami pajanan pestisida.


Penggunaan pestisida masih menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari berbagai aktivitas pertanian. Dalam proses pencampuran, penyemprotan, maupun kegiatan lain yang berkaitan dengan pestisida, petani dapat mengalami kontak melalui kulit, saluran pernapasan, maupun jalur pajanan lainnya. Oleh karena itu, penggunaan alat pelindung diri menjadi salah satu upaya penting untuk membantu mengurangi risiko pajanan selama bekerja.

Melalui pendekatan literature review, presentasi ini membahas berbagai hasil penelitian mengenai praktik penggunaan alat pelindung diri pada petani pengguna pestisida, faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan penggunaannya, serta pentingnya peningkatan pengetahuan dan kesadaran petani terhadap keselamatan dan kesehatan selama melakukan aktivitas pertanian.

Keikutsertaan dalam 1st OHSANS memberikan kesempatan untuk melihat persoalan keselamatan dan kesehatan kerja dari berbagai sudut pandang, sekaligus memperkaya pemahaman mengenai tantangan kesehatan yang dihadapi oleh pekerja di sektor pertanian. Kegiatan ilmiah seperti ini juga menjadi ruang yang penting untuk terus belajar, berdiskusi, dan mengembangkan kajian yang relevan dengan permasalahan kesehatan di masyarakat.

Bagi saya, pembahasan mengenai petani dan pajanan pestisida tidak hanya berkaitan dengan aspek keselamatan dalam bekerja, tetapi juga menjadi bagian dari perhatian yang lebih luas terhadap kesehatan pekerja serta dampak lingkungan dari penggunaan bahan kimia di sektor pertanian.

Semoga partisipasi dalam kegiatan ini dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan kajian yang terus berlanjut, khususnya pada bidang kesehatan lingkungan, pajanan bahan kimia, dan kesehatan masyarakat di wilayah pertanian.